Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Kesalahan Dalam Mengoptimasi Seo

10 Kesalahan Yang Dilakukan Blogger Dalam Mengoptimasi SEO – Berada di posisi atau peringkat pertama search engine merupakan tujuan semua blogger. Karena hanya di posisi tersebutlah blog sanggup lebih dikenal oleh pengguna internet. Akan tetapi, untuk mendapatkan posisi tersebut tidaklah mudah, mengingat persaingan antar blog semakin ketat. Blogger harus melaksanakan serangkaian upaya untuk mengoptimasi search engine atau disebut juga dengan SEO (Search Engine Optimization).

Apabila blogger termasuk masih berguru atau newbie di dunia blog, cara termudah mengoptimasi SEO yaitu dengan mencari tutorial yang tersedia di website atau blog lain. Tapi, blogger pemula seringkali menentukan tutorial yang paling singkat dan gampang diterapkan tanpa memikirkan keberhasilan prakteknya. Sehingga, semakin besar peluangnya untuk melaksanakan kesalahan dalam mengoptimasi SEO, baik ringan maupun fatal.

Kesalahan Blogger Dalam Mengoptimasi SEO

Baik newbie maupun blogger yang telah profesional sanggup melaksanakan kesalahan dalam mengoptimasi SEO website, baik disengaja maupun tidak. Untuk kesalahan yang disengaja, blogger pasti sudah paham resikonya, tapi bila melaksanakan kesalahan yang tidak disengaja sanggup menjadi pinalti yang sulit dikoreksi, sehingga menjadikan blog masuk di daftar merah. Untuk menghindarinya, kesalahan blogger dalam mengoptimasi SEO harus dibentuk sekecil mungkin.

Blog Sangat Lambat Ketika Dibuka

Blog yang mempunyai loading speed sangat jelek berpotensi diblacklist dari daftar kunjungan pengguna internet. Dengan kata lain, pengunjung akan membatalkan saluran blog yang lambat ketika dibuka dikala mereka ingin segera mendapatkan gosip dari blog tersebut. Hal itu sanggup menjadikan blog sering mendapatkan bounce rate yang berdampak jelek bagi SEO. Padahal, bila blog mempunyai loading speed sangat baik,  ada peluang pengunjung yang pernah menyambanginya kembali lagi di lain waktu, apalagi kalau konten yang disajikan lengkap dan berkualitas.

Biasanya penyebab blog yang lambat atau lelet ketika dibuka yaitu pemasangan template yang berat dan terlalu banyak memakai widget atau animasi. Pemilihan template yang mempunyai fitur fast-load-page time merupakan cara memperbaiki loading speed blog. Selain itu, blogger juga perlu mengurangi atau menghapus widget yang tidak penting menyerupai kalender, jam, animasi dan masih banyak lagi.

Teknik Penulisan Artikel Yang Salah

Tak sedikit blogger yang memosting konten non-relevan demi menaikkan ranking blog di SERP. Padahal, konten-konten tersebut justru berdampak jelek bagi SEO blog itu sendiri alasannya konten yang tidak mempunyai relevansi dengan kata kunci seringkali diabaikan oleh search engine. Sebaiknya, isi konten sesuai dengan niche atau topik yang dibahas. Agar penulisan semakin baik, blogger harus memperhatikan beberapa hal berikut:
  • Mencari sumber-sumber gosip yang valid dan terpercaya 
  • Menguasai bahan sebelum menulis konten 
  • Memperhatikan kepadatan kata kunci atau keyword density dengan baik 
  • Menulis konten secara manual dan bukan hasil copy-paste.
Sebenarnya search engine didesain supaya sanggup mengindeks konten yang diposting blogger. Algoritma yang dirancang search engine menjadikan kualitas dan manfaat konten tersebut sebagai parameter penting dalam memberi penilaian.

Lebih Mengutamakan Search Engine Dibanding Pengunjung

Masih banyak blogger yang belum memahami apa itu SEO, terbukti banyak teknik-teknik meningkatkan secara optimal SEO yang tidak diterapkan dengan baik, khususnya dalam hal penulisan konten. Seringkali blogger mengabaikan kualitas konten yang menjadi faktor kepuasan pengunjung hanya untuk meraih ranking terbaik di SERP. Biasanya konten yang ditulis tidak natural, relevan dan mengandung kata kunci. Bahkan, konten yang diposting seringkali hanya mengandalkan pengulangan kata kunci. Kesalahan cukup fatal yang dilakukan blogger tersebut sanggup mengurangi nilai plus yang diberikan search engine dan menurunkan posisi blog di SERP.

Tidak Mengklaim Kepemilikan Google+

Google+ yaitu media umum yang dimiliki oleh Google. Blogger perlu mengklaim kepemilikan Google+ supaya mendapatkan kepercayaan sekaligus sanggup memunculkan avatar di pencarian Google. Simpan meta tag publisher berikut pada blog untuk mengklaim kepemilikan Google+:

<link href=’https://plus.google.com/IDGoogle+pembaca’ rel=’publisher’/>

Sering Melakukan Spam

Link building adalah teknik meningkatkan secara optimal SEO yang mempunyai kegunaan untuk mempertahankan posisi blog di SERP. Namun, bila blogger menerapkan meningkatkan secara optimal link building yang salah, misalkan memanfaatkan software tukar link, akan berakibat fatal bagi SEO blog yang sudah dibangun semenjak dulu. Kesalahan utama yang kerap dilakukan blogger adalah memperoleh backlink dari blog-walking. Walaupun dinilai cukup efektif, blog-walking yang dilakukan dengan cara komentar (isi komentar tidak relevan dengan pembahasan blog), menanam link dan sebagainya ternyata sanggup menurunkan reputasi blog alasannya sudah termasuk aktifitas spam.

Google sangat tidak menyukai blog yang identik dengan spam dan itu juga berlaku pada blog yang kerap memperoleh spam dari blogger lain. Untuk mensiasatinya, blogger harus memfilter semua komentar menurut kualitas dan dampaknya bagi blog tersebut.

Mengabaikan User Interface dan User Experience

User Interface yaitu bagaimana tampilan blog terlihat (mulai dari penyajian sajian navigasi, meningkatkan secara optimal font dan pengaturan warna) atau dengan kata lain menyerupai apa design blog tersebut. Sedangkan User Experience, yaitu cara blogger memberi kepuasan pada pengunjung dengan pengalaman menjelajahi website atau blog yang tidak membingungkan. Karena dinilai sangat penting bagi masa depan blog, keduanya harus dioptimasi dengan baik.

Memasang template sederhana dan mengurangi animasi serta widget yang tidak begitu penting termasuk dalam meningkatkan secara optimal UI. Sedangkan menyajikan konten yang berkualitas bagi pengunjung dikategorikan ke dalam meningkatkan secara optimal UX. Tingkat kenyamanan dan kepuasan pengujung dalam menyusuri setiap halaman blog dipengaruhi oleh baik-buruknya kedua faktor tersebut. Pengunjung yang terkesan dengan desain tata kelola dan penyajian konten blog kemungkinan besar akan kembali untuk mencicipi pengalaman itu lagi.

Tidak Memanfaatkan Media Sosial

Media sosial, menyerupai Facebook, Twitter dan Google+ yaitu backlink media promosi yang baik terhadap konten-konten blog. Media sosial perlu dimaksimalkan dengan baik, mengingat dikala ini banyak orang yang mengaksesnya untuk memperoleh informasi. Tautkan link artikel pada status yang akan diposting beserta deskripsi atau kata-kata yang mengandung permintaan untuk mengunjungi blog. Tautan yang banyak diklik pengguna media sosial, berpeluang untuk mengisi urutan pertama search engine.

Mengikuti Tutorial SEO Blog Yang Salah

Kebanyakan blogger pemula mencari kondusif dengan cara mengikuti tutorial SEO blog yang disajikan website-website tertentu. Perlu diketahui bahwa tidak semua tutorial terpercaya dan memberi hasil praktek yang baik. Blogger perlu mengetahui reputasi dan testimoni blog tersebut, apakah telah memberi bukti positif atau belum. Jika belum ada ulasan atau komentar positif dari pengunjung, sebaiknya blogger mencari tutorial di situs lain.

Membeli Link

Search engine, terutama Google sangat tidak menyukai praktek jual-beli link alasannya dinilai spam dan mengganggu pengguna internet dalam mencari informasi. Umumnya, konten yang disajikan blog tersebut tidak relevan dan berkualitas, sehingga merugikan pengguna internet. Kasus jual-beli link pernah terjadi di tahun 2012-2013, dimana Google dan pengguna internet dibentuk kebingungan alasannya banyaknya backlink yang ditebar secara bebas.

Menyebar Anchor Link Secara Berlebihan

Anchor link adalah link yang ditanam dalam konten sebagai tumpuan untuk menuju ke postingan lain di blog tersebut. Misalnya, konten membahas ihwal ‘kesalahan blogger dalam meningkatkan secara optimal SEO’ dan di dalamnya ada kata kunci atau kalimat yang berkaitan dengan bahasan lain (contoh: kata kunci). Maka, link ditanam dalam postingan dan diarahkan ke bahasan lain tersebut. Akan tetapi, penanaman anchor link secara berlebihan tidak dianjurkan alasannya sanggup terdeteksi spam oleh Google.

Kesalahan yang paling sering dilakukan blogger dalam mengoptimasi SEO yaitu teknik penulisan konten yang salah, menyerupai hasil copy-paste dan jual-beli link yang termasuk dalam aktifitas spam. Selain mengecewakan pengguna internet, konten tersebut juga sanggup merugikan search engine. Seharusnya blogger dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan yang dilakukan dan tidak berbuat curang dalam mengoptimasi SEO. Itu tidak hanya berlaku dalam hal penulisan konten, tapi semua yang dianggap spam dan merugikan.

Sumber http://www.kayailmu.com/