Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Kerja, Fungsi Dan Tips Merawat Radiator Motor

 Fungsi dan Tips Merawat Radiator Motor  Cara Kerja, Fungsi Dan Tips Merawat Radiator Motor

Dalam artikel kali ini saya akan mencoba sedikit mengulas mengenai cara kerja, fungsi dan tips merawat radiator motor. Saya sendiri memakai motor Jupiter MX 135 yang tentu saja kita semua tahu, bahwa motor Yamaha Jupiter MX memakai sistem pendinginan Radiator.

Mungkin anda tahu dimotornya terdapat sebuah part yang berjulukan radiator, tapi apakah anda tahu fungsi dan cara kerja radiator pada kendaraan anda?

Pada dasarnya, radiator ialah alat yang dipakai untuk memindahkan energi panas dari satu daerah ke daerah lain yang tujuannya untuk mendinginkan ataupun memanaskan.

Mungkin yang kita tahu, radiator hanya dipakai pada kendaraan roda dua (motor) atau roda empat (mobil), bahwasanya teknologi radiator ini juga dipakai pada beberapa mesin lain yang memerlukan pendinginan embel-embel mirip contohnya mesin produksi yang bekerja berat dalam waktu yang cukup usang semoga suhu mesin tetap stabil sesuai yang diharapkan mesin tersebut.

Cara kerja radiator pada motor pada umumnya, panas yang terjadi pada bab mesin akan diserap oleh radiator coolant atau cairan radiator yang bersirkulasi melalui water jacket pada bab silinder dan kepala silinder, yang kemudian cairan yang sudah panas ini akan masuk tersebar ke radiator (sirip atau kisi-kisi) yang dilalui angin, sehingga suhu akan secara otomatis turun. Kemudian, cairan yang telah didinginkan ini akan kembali ke bab mesin.

Agar suhu mesin sanggup tetap optimal, sistem kerja radiator ini dilengkapi dengan thermostat. Thermostat mungkin sanggup kita ibaratkan sebagai gerbang air pada saluran. Jika suhu masih dibawah 90 derajat celcius, maka air radiator tidak akan bersirkulasi ke bab radiator, Jika suhu meningkat diatas 90 derajat celcius, gres radiator coolant yang sudah panas tersebut akan naik dan didinginkan dibagian radiator.


Ketika radiator bersirkulasi namun suhu tetap dalam kondisi tinggi, pendinginan pada bab radiator ini akan dibantu kipas embel-embel atau extra fan. Extra fan akan menyedot udara panas radiator motor, sehingga proses pendinginan sanggup berlangsung. Biasanya extra fan akan bekerja kalau motor kita terjebak dikemacetan atau saat tidak adanya hembusan angin kebagian sirip radiator.

Mengingat radiator ini berfungsi sangat penting, kita harus melaksanakan prawatan terhadap radiator ini semoga radiator sanggup berfungsi secara maksimal. 

Berikut tips merawat radiator :
  1. Lakukan perawatan secara berkala
  2. Cuci radiator dengan air yang mengalir ke sela-sela sirip radiator semoga kotoran yang melekat pada sirip radiator sanggup terlepas dengan sendirinya . 
  3. Cek tabung cadangan air radiator atau reservisor, jangan hingga tabung cadangan radiator kering. 
  4. Ganti atau kuras secara terencana air radiator selambat-lambatnya sehabis pemakaian 30.000 KM. 
  5. Gunakan cairan radiator khusus (coolant radiator) jangan hingga memakai air biasa. Ada banyak merek air radiator yang dijual dipasaran, saya sendiri memakai yamalube yamacoolant atau top one power coolant.
  6. Pastikan selalu tidak ada bocor pada bab radiator.
  7. Bersihkan extrafan atau kipas radiator secara berkala. 
  8. Hindari penggunaan pelindung radiator yang terlalu rapat, yang sanggup mengganggu masuknya angin pada bab sirip radiator.
Harga radiator tidak mengecewakan mahal, untuk radiator yamaha jupiter mx ory sendiri kisaran Rp 700.000, sedangkan kipas radiator atau extrafan ory sekitar Rp 550.000.