Penjelasan Aneka Macam Jenis Transformers Dan Penggunaannya
"TRANSFORMER" - salah satu penemuan tertua di bidang Teknik Elektro. Transformer ialah perangkat listrik yang sanggup dipakai untuk mentransfer daya dari satu sirkuit dan sirkuit lain tanpa kontak fisik dan tanpa mengubah karakteristiknya menyerupai frekuensi, fase. Ini ialah perangkat penting di setiap sirkuit jaringan listrik. Ini terdiri dari dua sirkuit, yaitu sirkuit primer dan satu atau lebih sirkuit sekunder. Silakan lihat tautan Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Transformer & Kerja Transformer . Dalam diskusi ini, kami menangani aneka macam jenis transformer.
Transformator
Prinsip Kerja Transformer
Trafo yang bekerja tergantung pada aturan induksi elektromagnetik Faraday. Fenomena induksi mutual antara dua atau lebih berliku bertanggung jawab untuk transformasi daya.
Menurut aturan Faraday, "Tingkat perubahan kekerabatan fluks sehubungan dengan waktu berbanding lurus dengan EMF yang diinduksikan dalam konduktor atau koil".
E = N dϕ / dt
Dimana,
E = Diinduksi EMF
N = jumlah lilitan
dϕ = Ubah fluks
dt = Perubahan waktu
Jenis-jenis Transformers
Ada beberapa jenis trafo yang dipakai dalam sistem tenaga listrik untuk tujuan yang berbeda, menyerupai dalam pembangkit tenaga listrik, distribusi dan transmisi dan pemanfaatan tenaga listrik. Trafo diklasifikasikan menurut tingkat tegangan, media inti yang digunakan, pengaturan penggulungan, penggunaan dan kawasan pemasangan, dll. Di sini kami membahas aneka macam jenis trafo ialah langkah naik dan turun Transformer, Trafo Distribusi, Trafo Potensial, Trafo Daya, 1- ϕ dan trafo 3-,, trafo otomatis, dll.
Transformer Berdasarkan Tingkat Tegangan
Ini ialah jenis transformator yang paling umum dipakai untuk semua aplikasi. Tergantung pada rasio tegangan dari gulungan primer ke sekunder, transformator diklasifikasikan sebagai transformator step-up dan step-down.
Step-Up Transformer
Seperti namanya menyatakan, tegangan sekunder ditingkatkan dengan rasio dibandingkan dengan tegangan primer. Ini sanggup dicapai dengan meningkatkan jumlah gulungan di sekunder daripada gulungan utama menyerupai yang ditunjukkan pada gambar.Di pembangkit listrik, trafo ini dipakai sebagai penghubung trafo generator ke grid.
Step-Down Transformer
Ini dipakai untuk menurunkan tingkat tegangan dari tingkat bawah ke tingkat yang lebih tinggi di sisi sekunder menyerupai yang ditunjukkan di bawah ini sehingga disebut sebagai transformator step-down . Berliku lebih banyak di sisi primer daripada sisi sekunder.
Dalam jaringan distribusi, transformator step-down biasanya dipakai untuk mengubah tegangan jaringan tinggi menjadi tegangan rendah yang sanggup dipakai untuk peralatan rumah tangga.
Transformer Berdasarkan Media Inti Yang Digunakan
Berdasarkan medium yang ditempatkan antara gulungan primer dan sekunder, transformator diklasifikasikan sebagai inti Udara dan inti Besi
Air Core Transformer
Gulungan primer dan sekunder luka pada strip non-magnetik di mana kekerabatan fluks antara gulungan primer dan sekunder ialah melalui udara.
Dibandingkan dengan inti besi, induktansi timbal balik lebih sedikit dalam inti udara, yaitu keengganan yang ditawarkan ke fluks yang dihasilkan ialah tinggi dalam medium udara. Tapi histeresis dan kerugian arus eddy benar-benar dihilangkan dalam transformator tipe inti udara.
Air Core Transformer
Iron Core Transformer
Gulungan primer dan sekunder luka pada beberapa pelat besi yang menyediakan jalur kekerabatan tepat ke fluks yang dihasilkan. Ini memperlihatkan lebih sedikit keengganan untuk fluks linkage alasannya ialah sifat konduktif dan magnetik dari besi. Ini ialah transformator yang banyak dipakai di mana efisiensi tinggi dibandingkan dengan transformator tipe inti udara.
Transformer Berdasarkan Pengaturan Berliku
AutoTransformer
Transformer standar mempunyai gulungan primer dan sekunder yang ditempatkan dalam dua arah yang berbeda, tetapi dalam gulungan autotransformasi , gulungan primer dan sekunder terhubung satu sama lain secara seri baik secara fisik maupun magnet menyerupai yang ditunjukkan pada gambar di bawah.
Transformer Otomatis
Pada kumparan umum tunggal yang membentuk belitan primer dan sekunder di mana tegangan bervariasi sesuai dengan posisi penyadapan sekunder pada badan gulungan kumparan.
Transformer Berdasarkan Penggunaan
Menurut kebutuhan, ini diklasifikasikan sebagai transformator daya, transformator distribusi transformator pengukuran, dan transformator perlindungan.
Power Transformer
Transformator daya dalam ukuran besar. Mereka cocok untuk aplikasi transfer daya tegangan tinggi (lebih dari 33KV). Itu dipakai dalam stasiun pembangkit listrik dan gardu Transmisi. Ini mempunyai tingkat isolasi yang tinggi.
Transformer Distribusi
Untuk mendistribusikan daya yang dihasilkan dari pembangkit listrik ke lokasi terpencil, transformer ini digunakan. Pada dasarnya, itu dipakai untuk distribusi energi listrik pada tegangan rendah kurang dari 33KV dalam tujuan industri dan 440V-220v dalam tujuan domestik.
- Ia bekerja pada efisiensi rendah pada 50-70%
- Ukuran kecil
- Instalasi mudah
- Kerugian magnetik rendah
- Itu tidak selalu terisi penuh
Pengukuran Transformer
Digunakan untuk mengukur kuantitas listrik menyerupai tegangan, arus, daya, dll. Ini diklasifikasikan sebagai transformer potensial, trafo arus, dll.
Transformer Perlindungan
Jenis trafo ini dipakai dalam tujuan pinjaman komponen. Perbedaan utama antara mengukur transformator dan transformator pinjaman ialah akurasi yang berarti bahwa transformator pinjaman harus akurat dibandingkan dengan mengukur transformator.
Transformer Berdasarkan Tempat Penggunaan
Ini diklasifikasikan sebagai transformer indoor dan outdoor. Trafo dalam ruangan ditutupi dengan atap yang layak menyerupai dalam industri proses. Transformer luar ruangan hanyalah transformator jenis distribusi.
Ini semua tentang berbagai jenis transformer . Kami berharap Anda telah mendapat beberapa wawasan dan konsep berharga dari artikel ini, sesudah membacanya dengan saksama.